Malam tangggal 10 Mai 2009 lalu, Teater AQlip IAIN Sum.Utara telah berhasil menggelar repotoar yang berjudul ' Setan Dalam bahaya " karya Taufik El Hakim yang diterjemahkan Ali Audah. Naskah yang berdurasi sekitar satu jam itu telah berhasil membuat penonton yang hadir terkesima dengan penampilan Tata sebagai Failosof, Rina sebagai isteri, Sulaiman ( Sulek) sebagai Setan Sati, Ardi sebagai setan dua dan Ferry sebagai Setan Tiga.
Sebagai pendatang baru di kancah senui teater Sumatera Utara, Tata, Rina, Sulaiman, Ardi dan Ferry dalam memainkan perannya sudah mendekati sempurna. Walau masih ada kekurangan disana sini, dengan tampilan perdana mereka di pentas utama Taman udaya Sumatera Utara, adanya mereka, menambah urutan pemain berbakat di Sumatera Utara setelah keberadaan LKK Unimed yang sepak terjangnya tidak diragukan lagi di Sumatera Utara.
Naskah yang di sutradarai Teguh ini telah bermain maksimal. alau sebenarnya masih banyak kemungkinan yang masih dapat diperbaiki, pertunjukan yang di tampilkan mahasiswa IAIN ini tidak mengecewakan penonton walau menurut pengamatan penulis, masih banyak yang masih dapat di perbaiki agar penampilan " Setan Dalam Bahaya" jauh lebih baik dari yang kita lihat di malam senin tanggal 10 Mai 2009 lalu.
Seting yang sederhana, pencahayaan yang di kendalikan Ridho berhasil membina suasana terkadang menyeramkan tapi terkadang ulah pemain terdengar juga 'gerrr' penonton yang menyaksikan adegan demi adegan yang mereka mainkan.
"Setan Dalam Bahaya" adalah penampilan Teater Alip IAIN pertama sejak Teater Alip yang di hidupkan kembali oleh Andi Mukly empat tahun silam. Dengan adanya penampilan di TBSU, mudah-mudahan LKSM IAIN Sumatera Utara dapat benar-benar memenfaatkan waktu untuk tampil lebih baik lagi dimasa mendatang. Selamat buat LKSM IAIN Sum . Utara.
(erha)
Selasa, 12 Mei 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar